Bertempat di EMTE Highland Resort, Ciwidey, Kabupaten Bandung, Pengurus Besar Koporyu Ju-Jitsu Indonesia menggelar program kegiatan Gasshuku dan Ujian Tingkat DAN/Sabuk Hitam, pada tanggal 8-9 September 2018 lalu.
Kegiatan ini merupakan puncak dari program sebelumnya, yakni program pemantapan dan akselerasi yang berlaungsung dari tanggal 7 Juli 2018 hingga 2 Agustus 2018, yang dipusatkan di Honbu Dojo Koporyu’67 Academy.
Kegiatan yang berlangsung selama dua bulan ini, dimaksudkan sebagai ajang penguatan dan pengembangan wawasan para calon pelatih sebagai garda terdepan dalam penyebaran teknik beladiri konshin juhojutsu di seluruh Indonesia.
Program pelatihan dan akselerasi diikuti oleh sekitar 40 anggota sabuk cokelat dan Hitam Dojo Kopo dari berbagai dojo di Jawa Barat, seperti Pangandaran, Kabupaten Bandung, Kota Bandung, Karawang, Cikampek, Cirebon dan Medan.
Mereka yang mengikuti program akselerasi, baik pelatih maupun pengurus, disematkan tingkatan DAN yang disesuaikan dengan kemampuan dan kapasitasnya sesuai penilaian guru besar KJI, H, Sofyan Hambally.
Dalam kesempatan tersebut, diserahkan pula DAN Kehormatan kepada sejumlah pihak yang dinobatkan sebagai pengurus KJI dan WSDK. Di antaranya adalah penasehat PB KJI AKBP Yong Ferryjon, Hj Intan (Pembina WSDK).
Tak hanya itu, para peserta akselerasi dan gasshuku mendapatkan paparan visi dan misi serta penguatan team building oleh Ketua Umum PB KJI yang baru, Ir. H. Ahmad Taufik. P.hD.
Menurutnya, PB KJI ke depan harus menjadi organisasi beladiri yang solid dalam membangun ju-jitsuka-Ju-jitsukan yang andal dan tangguh. Tak hanya dari segi teknik, tapi juga manajerial yang baik. “Lewat program akselerasi dan gasshuku ini diharapkan menjadi bekal para pelatih untuk mengembangkan KJI kepada masyarakat luas.” Ujarnya.
Berikut video liputannya
